29 Oktober 2025 – Instalasi DIKLAT – RSUD Dr. K.H. Idham Chalid
Pelayanan sedasi ringan merupakan salah satu komponen penting dalam tindakan medis yang membutuhkan kenyamanan pasien tanpa mengorbankan keselamatan. Dalam berbagai prosedur diagnostik maupun terapeutik, seperti tindakan kardiologi, endoskopi, dan kedokteran gigi, sedasi ringan berperan untuk mengurangi kecemasan, nyeri, serta meningkatkan kerja sama pasien. Oleh karena itu, tenaga kesehatan, khususnya dokter dan perawat, perlu memiliki kompetensi yang baik dalam penerapan prinsip, teknik, serta tata laksana sedasi ringan yang aman dan efektif.
Di sisi lain, kejadian tidak diinginkan akibat sedasi sering kali disebabkan oleh kurangnya pemahaman terhadap pemilihan obat, dosis, monitoring, serta penanganan efek samping. Padahal, pelaksanaan sedasi memerlukan pengetahuan multidisiplin yang mencakup aspek farmakologi, fisiologi, hingga keterampilan klinis. Dengan meningkatnya frekuensi tindakan yang memerlukan sedasi ringan di rumah sakit, maka peningkatan kapasitas SDM menjadi kebutuhan mendesak untuk menjamin mutu dan keselamatan pasien.
Sebagai rumah sakit yang berkomitmen terhadap peningkatan mutu pelayanan dan keselamatan pasien, penyelenggaraan In House Training Sedasi Ringan menjadi langkah strategis dalam memperkuat kompetensi tenaga medis dan paramedis. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran aplikatif melalui pemaparan teori, diskusi kasus, dan simulasi praktik langsung, yang difasilitasi oleh narasumber berpengalaman, khususnya dokter spesialis anestesi.
Selain itu, pelatihan ini diharapkan mampu menyamakan persepsi dan standar operasional antar unit pelayanan yang melakukan tindakan dengan sedasi ringan. Dengan demikian, tenaga kesehatan memiliki acuan yang seragam dalam hal prosedur, pemilihan pasien, penggunaan obat, monitoring selama dan setelah tindakan, serta tata cara penanganan komplikasi sedasi.
Melalui kegiatan In House Training Sedasi Ringan ini, diharapkan seluruh peserta mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri dalam melakukan tindakan sedasi ringan secara aman, terstandar, dan berorientasi pada keselamatan pasien. Hal ini juga sejalan dengan upaya rumah sakit untuk mencapai pelayanan yang berkualitas, profesional, dan sesuai dengan standar keselamatan pasien nasional.