Diposting pada Juni 20, 2026

RSUD DR. KH Idham Chalid Luncurkan Empat Aksi Perubahan untuk Tingkatkan Mutu Pelayanan dan Tata Kelola Rumah Sakit


Bogor – RSUD DR. KH Idham Chalid Ciawi kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas melalui peluncuran empat aksi perubahan inovatif yang bertujuan meningkatkan efektivitas pelayanan, penguatan tata kelola, serta optimalisasi pengelolaan sumber daya rumah sakit.

Peluncuran tersebut diresmikan oleh Plt. Direktur RSUD DR. KH Idham Chalid Ciawi, dr. Agus Fauzi, M.Kes, disaksikan oleh jajaran manajemen, para inovator, dan seluruh keluarga besar RSUD DR. KH Idham Chalid Ciawi.

Dalam sambutannya, dr. Agus Fauzi menyampaikan bahwa rumah sakit saat ini tidak hanya dituntut memberikan pelayanan medis yang berkualitas, tetapi juga harus mampu membangun sistem tata kelola yang efektif, efisien, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Transformasi pelayanan kesehatan harus didukung dengan inovasi yang berkelanjutan. Oleh karena itu, berbagai aksi perubahan yang diluncurkan hari ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat pelayanan serta meningkatkan kinerja organisasi secara menyeluruh,” ujarnya.

Empat aksi perubahan yang diluncurkan meliputi :

Akselerasi Klaim BPJS melalui Instalasi JKN, yang bertujuan mempercepat proses verifikasi dan pengajuan klaim Jaminan Kesehatan Nasional sehingga dapat meningkatkan efektivitas administrasi serta mendukung stabilitas keuangan rumah sakit.

SILIH TB (Strategi Pengendalian Tuberkulosis Berbasis Integrasi Layanan dan Penguatan Kepatuhan Pasien), sebagai inovasi yang mendukung program nasional eliminasi tuberkulosis melalui penguatan deteksi, pengobatan, pemantauan, dan peningkatan kepatuhan pasien.

SIMONHADIR (Sistem Informasi Monitoring Kehadiran), yang dirancang untuk meningkatkan disiplin pegawai melalui sistem pencatatan dan pemantauan kehadiran yang lebih cepat, akurat, transparan, dan terintegrasi.

BMS (Budget Monitoring System), yang berfokus pada optimalisasi pengelolaan dan pengawasan anggaran agar lebih efektif, efisien, serta akuntabel dalam mendukung pencapaian target kinerja organisasi.

Menurut dr. Agus Fauzi, keempat inovasi tersebut memiliki tujuan yang sama, yaitu memperkuat kualitas pelayanan kesehatan sekaligus meningkatkan tata kelola rumah sakit yang profesional dan modern.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh inovator dan tim pendukung yang telah berkontribusi dalam merancang serta mengimplementasikan berbagai aksi perubahan tersebut.

“Kami berharap inovasi ini tidak hanya berhenti pada tahap peluncuran, tetapi dapat terus dikembangkan dan dimanfaatkan secara optimal sehingga memberikan dampak nyata bagi organisasi dan masyarakat yang menerima layanan kesehatan,” tambahnya.

Dengan diluncurkannya Akselerasi Klaim BPJS, SILIH TB, SIMONHADIR, dan BMS, RSUD Dr. K.H. Idham Chalid semakin memperkuat langkah transformasi pelayanan menuju rumah sakit yang adaptif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima.