22 & 29 Oktober 2025 – Instalasi DIKLAT – RSUD Dr. K.H. Idham Chalid
Gangguan jantung merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas di Indonesia, termasuk di wilayah pelayanan RSUD Ciawi. Kasus penyakit jantung seperti infark miokard, aritmia, dan gagal jantung sering dijumpai di unit gawat darurat maupun ruang perawatan. Dalam kondisi tersebut, kecepatan dan ketepatan diagnosis sangat menentukan keberhasilan penanganan pasien. Salah satu pemeriksaan penting yang berperan besar dalam mengenali gangguan jantung adalah Elektrokardiografi (EKG). Pemeriksaan ini menjadi alat utama dalam menilai aktivitas listrik jantung, membantu deteksi dini kelainan, dan menentukan langkah tatalaksana yang sesuai.
Sebagai rumah sakit rujukan di Kabupaten Bogor, RSUD Ciawi memiliki tanggung jawab memberikan pelayanan gawat darurat dan penyakit jantung yang cepat, tepat, dan profesional. Dokter umum yang bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD), rawat jalan, maupun rawat inap merupakan ujung tombak dalam penanganan awal pasien dengan gejala kardiovaskular. Oleh karena itu, kemampuan dokter umum dalam membaca hasil EKG dan melakukan tindakan awal pada kasus kegawatdaruratan jantung menjadi keterampilan yang sangat penting untuk menunjang keselamatan pasien.
Namun, hasil evaluasi internal menunjukkan masih terdapat variasi dalam kemampuan dokter umum dalam menginterpretasikan hasil EKG dan menangani kasus kegawatdaruratan jantung. Sebagian dokter merasa kurang percaya diri dalam menilai pola EKG abnormal, serta belum terbiasa melakukan langkah-langkah resusitasi dan penatalaksanaan awal sesuai protokol terkini. Kondisi ini dapat menyebabkan keterlambatan diagnosis dan pengambilan keputusan klinis yang berisiko terhadap keselamatan pasien.
Melihat pentingnya peningkatan kompetensi tersebut, RSUD Ciawi melalui Bidang SDM dan Diklat menyelenggarakan In House Training Elektrokardiografi dan Kegawatdaruratan Jantung bagi Dokter Umum. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai prinsip kerja EKG, interpretasi hasil EKG normal dan patologis, serta penatalaksanaan kegawatdaruratan jantung seperti henti jantung, aritmia fatal, dan sindrom koroner akut. Melalui kombinasi metode ceramah, diskusi kasus, simulasi, dan hands-on training, peserta akan mendapatkan pengalaman belajar yang aplikatif dan relevan dengan praktik klinis sehari-hari.
Kegiatan ini juga merupakan bagian dari komitmen RSUD Ciawi dalam meningkatkan mutu dan keselamatan pasien melalui pengembangan kompetensi tenaga medis. Dengan pelatihan ini, diharapkan dokter umum RSUD Ciawi mampu memberikan pelayanan yang lebih cepat, tepat, dan terstandar pada pasien dengan gangguan jantung. Selain itu, kegiatan ini diharapkan memperkuat sistem koordinasi antara dokter umum dan dokter spesialis jantung dalam penanganan kasus kardiovaskular di rumah sakit, guna mewujudkan pelayanan yang profesional dan berorientasi pada keselamatan pasien.